Penghijauan Minahasa Utara Untuk Paru-Paru Dunia.

IMG_2126LPP TVRI Sulawesi Utara bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Kerja sama yang digelar yakni kegiatan penghijauan di Hutan Kenangan Minut dan dihadiri langsung Kepala LPP TVRI Sulut Syarifudin SE MSi dan Bupati Drs Sompie SF Singal MBA. Syarifudin dan panitia pelaksana HUT ke- 35 TVRI Sulut didaulat untuk menanam pohon di Hutan Kenangan, Jumat 27 September 2013.  Acara yang bertajuk membangun Paru-paru Dunia dari Minahasa Utara itu, dihadiri Pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, siswa serta kelompok tani di Minahasa Utara. Usai penanam pohon dilanjutkan dengan temu wicara di Pendopo Hutan Kenangan.

Menurut Kepala LPP TVRI Sulut Syarifudin, pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, yang telah bersinergis dengan TVRI dalam program penghijauan. Kegiatan penghijauan berkerja sama dengan BP DAS Tondano adalah langkah konkrit untuk membangun paru-paru dunia demi keselamatan umat manusia. Biarlah langkah dan gerakan ini diikuti masyarakat secara keseluruhan, demi kebaikan bersama. “Marilah kita bangun paru-paru dunia dari Minahasa Utara,” kata Syarifudin yang langsung disambut aplaus dari warga yang hadir dalam acara tersebut.

Syarifudin menambahkan, konsep Hutan Kenangan adalah ide brilian dari Bupati Minahasa Utara, yang memberi banyak manfaat. Dia mengajak, semua pihak untuk sama-sama membangun lingkungan hidup dan peduli pelestarian lingkungan. “Walaupun hari sudah siang, namun suasana tetap sejuk,” kata Syarifudin.IMG_2186

Bupati Drs  Sompie SF Singal MBA mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada TVRI yang ikut peduli dengan lingkungan hidup di Minahasa Utara. Semoga kerja sama ini akan memberi manfaat bagi lingkungan hidup. Menurut Singal, penanaman  pohon akan memberi manfaat bagi ketersediaan air di Minahasa Utara. “Biarlah Hutan Kenangan  ini memberi keuntungan kita semua,” kata Singal.

Singal mengajak semua pihak untuk sama-sama peduli dan terbeban dengan masalah lingkungan hidup. “Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menanam. Menanam sekarang, menuai masa depan. Ini semua untuk keselamatan anak cucu kita,” tambah Singal. (*)

Tags: 
Komentar yang mengikutsertakan alamat web dan/atau alamat email tambahan akan menyebabkan komentar anda tidak dapat ditampilkan secara otomatis. Please, Stop SPAM..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*